
Memahami spesifikasi gantry crane merupakan langkah krusial sebelum menentukan solusi pengangkatan yang aman, efisien, dan sesuai kebutuhan operasional. Sebagai distributor resmi Tavol sejak 2015, PT Jaya Karya Makassar menghadirkan berbagai model gantry crane Tavol dengan konfigurasi fleksibel untuk berbagai sektor.
Table of Contents
ToggleSpesifikasi Gantry Crane Tavol
Berikut ringkasan parameter teknis utama gantry crane Tavol yang tersedia. Nilai spesifikasi dapat disesuaikan dengan aplikasi, layout area kerja, dan karakteristik beban.
| Parameter Teknis | Rentang / Opsi Tersedia |
| Kapasitas Angkat | Single Girder: 3, 5, 10 ton Double Girder: >10 ton hingga 200 ton |
| Span | 3 – 8 m 3 – 40 m 5 – 20 m 16.5 m 3 – 31.5 m 25 m |
| Lifting Height | 2 – 5 m 3 – 20 m 4.5 m 6 – 12 m |
| Sistem Hoist | Wire Rope Hoist |
| Kecepatan Angkat | 3,4 – 6,8 m/min 8 m/min 10 m/min 0.44 / 4.4 m/min |
| Kecepatan Trolley | 11 – 20 m/min 2 / 20 m/min |
| Kecepatan Travel | 20 m/min 30 m/min 3 / 30 m/min |
| Kontrol | Remote Control Pendant Control Cabin Control |
| Power Supply | 380V / 50Hz 380V / 50Hz / 3P |
| Duty Class | A4 / M4 M5 – M6 A3 / A4 – A5 / M5 M5 (FEM 2m) |
Baca juga: Jenis Gantry Crane Wall Mounted
Model Gantry Crane Tavol yang Tersedia
Untuk menjawab kebutuhan industri yang beragam, tersedia beberapa model gantry crane Tavol dengan karakteristik teknis berbeda. Setiap model dirancang untuk menyesuaikan kondisi kerja, intensitas penggunaan, dan fleksibilitas area operasi.
1. Gantry Crane Hand Push Mini with Electric Rotation and Electric Chain Hoist

Model ini dirancang untuk aplikasi ringan dengan mobilitas tinggi, sehingga ideal digunakan pada workshop, maintenance bay, atau area fabrikasi kecil. Sistem hand push memberikan fleksibilitas perpindahan manual, sementara electric rotation meningkatkan presisi positioning beban. Dengan lifting height yang relatif rendah, crane ini cocok untuk pekerjaan handling komponen, mold, atau spare part.
2. BMH Model Gantry Crane Electrical Semi Girder

BMH semi gantry crane memanfaatkan struktur kombinasi antara rel runway dan kaki penopang, sehingga sangat efektif untuk area dengan keterbatasan ruang. Konfigurasi semi girder memungkinkan integrasi dengan bangunan eksisting tanpa perubahan besar pada struktur sipil. Selain itu, penggunaan wire rope hoist memberikan stabilitas angkat dan kontrol gerak yang halus.
3. BMG Model Gantry Crane Electrical Double Semi Girder

Untuk kapasitas lebih besar, model BMG menawarkan konfigurasi double girder semi gantry yang mampu menangani beban berat secara stabil. Distribusi beban menjadi lebih merata, sehingga defleksi struktur dapat diminimalkan meskipun span cukup panjang. Oleh karena itu, model ini sering diaplikasikan pada industri baja, precast, dan heavy fabrication.
Baca juga: Jenis Gantry Crane Floor Mounted
4. MH Universal Model Gantry Crane Single Girder with Mono Rail Wire Rope Hoist

Model universal MH single girder menjadi pilihan populer karena efisien secara biaya namun tetap andal dalam performa. Mono rail wire rope hoist memastikan lintasan trolley yang stabil, sehingga cocok untuk aktivitas loading, unloading, dan transfer material rutin. Selain itu, konfigurasi ini mudah dipasang pada area outdoor maupun semi-indoor.
5. MH Model Single Girder Gantry Crane with Low Room Lifting Hoist

Untuk area dengan keterbatasan ketinggian bangunan, model ini menawarkan solusi low headroom yang memaksimalkan lifting height efektif. Desain hoist low room memungkinkan clearance lebih baik tanpa meningkatkan tinggi struktur crane. Dengan demikian, produktivitas tetap optimal meskipun ruang vertikal terbatas.
6. Heavy Duty Double Girder Gantry Crane with Open Winch SWL (Up to 200 Tons)

Model heavy duty ini dirancang untuk aplikasi ekstrem yang membutuhkan kapasitas hingga 200 ton. Struktur double girder memberikan rigiditas tinggi, sementara open winch memastikan performa angkat stabil pada beban besar. Crane jenis ini umum digunakan pada shipyard, steel plant, dan proyek infrastruktur berat.
7. Double Girder Gantry Crane with FEM MHS Model (Euro Design)

Mengadopsi standar desain Eropa (FEM), model MHS menekankan efisiensi struktur, stabilitas dinamis, dan umur fatigue yang panjang. Konfigurasi ini cocok untuk industri dengan duty cycle tinggi, di mana crane beroperasi secara intensif setiap hari. Selain itu, desain modular mempermudah maintenance dan inspeksi berkala.
Baca juga: Terkadang Gantry Crane Membutuhkan Riser, Apa Itu?
Tips Memilih Spesifikasi Gantry Crane yang Tepat
Menentukan spesifikasi crane bukan sekadar memilih kapasitas terbesar, melainkan menyesuaikan parameter teknis dengan kebutuhan aktual di lapangan. Berikut hal-hal yang dapat Anda terapkan saat memilih gantry crane!
1. Analisis Kapasitas Angkat. Pastikan kapasitas crane melebihi berat maksimum beban kerja dengan mempertimbangkan safety factor. Kesalahan estimasi beban dapat memicu overload, penurunan umur wire rope, serta risiko kegagalan mekanis.
2. Pertimbangkan Span dan Coverage Area. Span harus sesuai dengan lebar area kerja agar crane dapat menjangkau seluruh titik handling material. Span yang terlalu pendek akan membatasi produktivitas, sedangkan span berlebihan meningkatkan biaya struktur.
3. Sesuaikan Lifting Height. Lifting height menentukan kemampuan crane dalam mengangkat dan memindahkan beban melewati obstacle. Pada gudang atau stockyard, parameter ini sangat penting untuk stacking dan clearance.
4. Evaluasi Duty Class. Duty class (A3, A4, M5, M6) mencerminkan intensitas kerja crane. Semakin tinggi duty class, semakin besar ketahanan terhadap siklus kerja dan fatigue material.
5. Pilih Sistem Kontrol yang Tepat. Remote control memberikan fleksibilitas operator, pendant cocok untuk kontrol dekat, sedangkan cabin ideal untuk crane kapasitas besar. Pemilihan kontrol akan memengaruhi visibilitas, ergonomi, dan keselamatan.
Baca juga: Layanan Lengkap yang Tersedia di PT Jaya Karya Makassar
FAQ Seputar Spesifikasi Gantry Crane Tavol
- Apa parameter terpenting dalam spesifikasi gantry crane? Parameter utama meliputi kapasitas angkat, span, lifting height, duty class, serta sistem hoist. Kelima faktor ini menentukan performa, stabilitas, dan umur operasional crane.
- Bagaimana menentukan kapasitas crane yang aman? Kapasitas ditentukan berdasarkan berat maksimum beban ditambah safety factor. Perhitungan juga harus mempertimbangkan dinamika beban, seperti impact dan frekuensi angkat.
- Apa perbedaan single girder dan double girder? Single girder lebih ekonomis untuk kapasitas ringan hingga menengah, sedangkan double girder unggul dalam stabilitas dan kapasitas besar. Double girder juga memungkinkan lifting height lebih optimal.
- Apakah spesifikasi Tavol bisa custom? Bisa! konfigurasi Tavol dapat disesuaikan mulai dari span, lifting height, hingga kecepatan gerak. Crane Tavol pun dapat dirancang explosion proof untuk industri dengan lingkungan ekstrem.
- Apakah ada pilihan lain selain hook? Terdapat pilihan grab bucket untuk industri tertentu. Anda bisa menyebutkan kebutuhan angkat ini melalui layanan konsultasi gratis kami.
Baca juga: Tips Memilih antara Hook dan Grab
Konsultasi Gantry Crane Tavol dengan Distributor Resmi
Jika Anda membutuhkan gantry crane dengan spesifikasi yang tepat, kami siap membantu melakukan analisis teknis sesuai kebutuhan operasional. Tim PT Jaya Karya Makassar menyediakan layanan konsultasi, perhitungan kapasitas, hingga rekomendasi model Tavol yang paling efisien. Dengan pemilihan spesifikasi yang akurat, investasi crane Anda akan memberikan performa maksimal, risiko minimal, dan umur pakai yang panjang.