Double Girder EOT Crane Specification – Tavol

Memahami double girder EOT crane specification bukan sekadar membaca angka teknis, melainkan langkah penting untuk memastikan alat angkat benar-benar selaras dengan kebutuhan operasional. Berikut ini spesifikasi lengkap double girder EOT crane merek Tavol yang kami sediakan!

Double Girder EOT Crane Specification

Spesifikasi berikut merupakan contoh patokan angka yang biasanya dipesan oleh pelanggan-pelanggan kami sebelumnya, sehingga Anda masih dapat melakukan custom atau request sesuai kebutuhan.

1. Kapasitas Angkat

Double Girder EOT Crane Specification

Double girder EOT crane dirancang untuk menangani kapasitas di atas 10 ton hingga mencapai 200 ton, sehingga cocok untuk proses produksi dengan tuntutan beban tinggi. Rentang ini memungkinkan fleksibilitas dalam mengangkat material besar, mesin berat, maupun komponen struktural. 

Selain itu, distribusi beban pada dua girder meningkatkan stabilitas serta mengurangi defleksi struktur utama. Dengan pendekatan desain tersebut, performa crane tetap konsisten pada siklus kerja intensif.

2. Span Crane

Double Girder EOT Crane Specification

Span crane tersedia mulai dari 6 meter hingga 40 meter, sehingga dapat diadaptasi dengan lebar bangunan dan konfigurasi runway beam. Pemilihan span yang tepat membantu menjaga kelancaran pergerakan trolley tanpa mengorbankan kekakuan girder. 

Di sisi lain, span yang terlalu panjang tanpa perhitungan struktur dapat meningkatkan tegangan lentur dan keausan roda. Oleh karena itu, evaluasi layout workshop menjadi bagian penting dalam menentukan spesifikasi ini.

3. Lifting Height

Double Girder EOT Crane Specification

Ketinggian angkat berkisar antara 3 meter sampai 60 meter, memberikan ruang kerja yang memadai untuk berbagai kebutuhan vertikal. Parameter ini berpengaruh langsung pada desain drum hoist, panjang wire rope, dan rasio gearbox. 

Apabila lifting height direncanakan secara akurat, proses handling material menjadi lebih aman dan efisien. Sebaliknya, ketidaksesuaian tinggi angkat dapat menghambat operasi atau meningkatkan risiko benturan.

4. Duty Class

Duty class yang umum digunakan adalah A4/M4 dan A5/M5, menyesuaikan intensitas kerja serta frekuensi pengangkatan harian. Klasifikasi ini mencerminkan kemampuan komponen mekanik dalam menghadapi beban dinamis dan kelelahan material. 

Dengan duty class yang sesuai, umur pakai crane dapat dipertahankan tanpa penurunan performa signifikan. Oleh sebab itu, analisis duty cycle perlu dilakukan sejak tahap perencanaan.

5. Hoisting Mechanism

Sistem hoisting menggunakan wire rope hoist yang dikenal stabil untuk kapasitas besar dan operasi berulang. Selain memiliki efisiensi mekanis yang baik, konfigurasi ini juga mendukung penghematan energi melalui integrasi motor modern. 

Di samping itu, wire rope memberikan kontrol gerakan yang halus saat proses lifting maupun lowering. Kombinasi tersebut menghasilkan performa angkat yang presisi dan responsif.

6. Travel Speed

Kecepatan gerak standar berada pada kisaran 30 meter per menit, cukup untuk menjaga aliran kerja tetap lancar di area produksi. Nilai ini mempertimbangkan keseimbangan antara kecepatan, kontrol, dan keselamatan operator. Dengan travel speed yang stabil, perpindahan material berlangsung efisien tanpa menciptakan ayunan berlebihan. Karena itu, pengaturan kecepatan sering dipadukan dengan sistem kontrol inverter.

7. Suhu Kerja

Rentang suhu kerja -25°C hingga 40°C memastikan crane tetap andal pada berbagai kondisi lingkungan industri. Spesifikasi ini penting terutama untuk fasilitas dengan variasi temperatur signifikan. 

Material struktur dan komponen elektrik dirancang untuk mempertahankan kinerja dalam batas suhu tersebut. Dengan demikian, risiko gangguan akibat kondisi termal dapat diminimalkan.

8. Control System

Pengoperasian crane menggunakan pendant control maupun remote control, memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi operator. Sistem ini memungkinkan kontrol presisi sekaligus menjaga jarak aman dari area beban. 

Selain itu, integrasi kontrol modern membantu mengurangi kesalahan operasional dan meningkatkan respons sistem. Pendekatan tersebut mendukung efisiensi sekaligus keselamatan kerja.

Baca juga: Terapkan Solusi Berikut apabila Crane Anda Rusak

Komponen Utama & Kualitas Material

KomponenSpesifikasiKeterangan Teknis
Electrical PartsCHINT atau SchneiderMenjamin stabilitas sistem kelistrikan, proteksi optimal, dan keandalan operasional jangka panjang
MotorChinese Nanjing BrandDirancang untuk performa konsisten, efisiensi daya, serta kompatibilitas dengan mekanisme hoist & travel
BearingHRB (Chinese famous brand)Mendukung rotasi halus, mengurangi gesekan, dan meningkatkan umur pakai komponen mekanik
HookForged hook with safety lockMemberikan kekuatan struktural tinggi serta pengamanan tambahan untuk mencegah lepasnya beban

Baca juga: Jenis-Jenis Hook yang Dapat Dipilih!

Fitur Keselamatan pada Double Girder EOT Crane Specification

  1. Sistem keselamatan dilengkapi overload limiter yang secara otomatis mencegah pengangkatan melebihi kapasitas desain, sehingga struktur dan mekanisme hoist tetap terlindungi dari tegangan berlebih.
  2. Limit switch diterapkan untuk membatasi gerakan hoist maupun trolley, sekaligus mencegah benturan mekanik yang dapat merusak komponen penting crane.
  3. Emergency stop memastikan operator dapat menghentikan seluruh sistem secara instan dalam kondisi darurat, sehingga potensi kecelakaan kerja dapat ditekan secara signifikan.
  4. Brake system presisi menjaga kestabilan posisi beban saat berhenti, sekaligus meningkatkan kontrol selama proses lifting dan traveling.

Baca juga: Selain Fitur Keselamatan, Terapkan juga Panduan Keselamatan Berikut!

Keunggulan Double Girder EOT Crane Tavol

  1. Desain double girder memberikan kekakuan struktur yang lebih tinggi sekaligus mendukung kapasitas besar, sehingga crane mampu bekerja stabil pada beban berat dan siklus kerja intensif.
  2. Konfigurasi ini memungkinkan lifting height lebih optimal karena hoist dapat ditempatkan di antara girder, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi ruang vertikal bangunan.
  3. Integrasi wire rope hoist modern menghadirkan kombinasi daya angkat kuat, kontrol halus, serta konsumsi energi yang lebih efisien dibandingkan sistem konvensional.
  4. Fleksibilitas desain mempermudah penyesuaian span, kapasitas, dan duty class sesuai kebutuhan spesifik proyek industri.

Aplikasi Industri

  1. Double girder overhead crane banyak digunakan pada pabrik manufaktur dan fabrikasi baja karena mampu menangani material berat dengan stabilitas tinggi dan presisi gerakan.
  2. Pada sektor power plant dan infrastruktur besar, crane ini mendukung instalasi komponen masif yang membutuhkan kapasitas tinggi serta keandalan operasional.
  3. Di gudang industri berat, sistem EOT crane membantu mempercepat proses loading dan handling material tanpa mengganggu alur kerja utama.
  4. Lingkungan produksi dengan duty cycle tinggi memilih double girder crane karena daya tahan mekanik dan efisiensi jangka panjangnya.

Bagaimana Menentukan Spesifikasi yang Tepat?

  1. Identifikasi beban maksimum dan karakteristik material perlu dilakukan terlebih dahulu agar kapasitas crane sesuai dengan tuntutan operasional nyata di lapangan.
  2. Evaluasi span, lifting height, dan layout runway beam membantu memastikan crane dapat bergerak optimal tanpa hambatan struktural.
  3. Penentuan duty class harus mempertimbangkan frekuensi kerja harian serta variasi beban dinamis untuk menjaga umur pakai komponen.
  4. Konsultasi teknis dengan tim engineering menjadi langkah strategis guna menghindari kesalahan spesifikasi.

Kenapa Memilih Tavol?

Tavol dikenal menghadirkan solusi industrial overhead crane dengan pendekatan desain presisi dan kualitas manufaktur terkontrol. Selain itu, standar produksi mengikuti praktik rekayasa modern sehingga performa dan keselamatan tetap terjaga. 

Merek ini juga sudah dikenal oleh industri di berbagai negara maju, sehingga kualitasnya terjamin. Dengan kombinasi tersebut, investasi crane menjadi lebih aman dan bernilai jangka panjang.

FAQ

  1. Berapa kapasitas maksimum double girder EOT crane? Kapasitas terkecilnya biasanya 10 ton, dan terbesarnya dapat mencapai 200 ton, tergantung desain dan kebutuhan aplikasi industri.
  2. Apa beda utama single girder vs double girder? Double girder mendukung kapasitas lebih besar dan lifting height lebih optimal.
  3. Apakah spesifikasi crane bisa custom? Tentu bisa! Spesifikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek dan kondisi lapangan.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Perbedaan Double Girder dan Single Girder

Distributor Resmi Sejak 2015 dengan Garansi & Layanan Lengkap

PT Jaya Karya Makassar merupakan distributor resmi sejak 2015 yang menyediakan produk Tavol dengan garansi resmi dan jaminan kualitas. Selain itu, tersedia layanan instalasi, maintenance, serta dukungan purna jual untuk memastikan crane selalu berada pada kondisi kerja optimal. 

Ketersediaan suku cadang dan free pelatihan operator menjadi bagian dari komitmen layanan jangka panjang. Produk dapat dikirim ke seluruh Indonesia dengan dukungan

Related Post

Outdoor Overhead Crane Tavol – Tahan Cuaca & Awet

jayakaryamakassar.co.id – Pengadaan outdoor overhead crane menentukan kelancaran bongkar muat area terbuka. Cuaca ekstrem menghancurkan struktur baja mesin pengangkat secara sangat cepat. Terik...

Factory Overhead Crane – Jenis dan Aplikasinya!

Dalam operasional industri modern, sistem angkat memegang peran penting dalam menjaga efisiensi dan keselamatan kerja. Salah satu jenis yang banyak digunakan adalah factory overhead crane, yaitu...

Magnetic Overhead Crane – Penjelasan Lengkap!

Dalam industri baja dan manufaktur logam, proses material handling harus dilakukan secara cepat, aman, dan efisien agar tidak menghambat alur produksi. Salah satu solusi yang banyak digunakan adalah...